Tampilkan postingan dengan label Bekicau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekicau. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 Januari 2013
Sabtu, 19 Januari 2013
Teman Baru
......hingga
aku harus menghidupkan sendiri teman dalam lorong-lorong hariku
Ku
bangunkan satu persatu potongan raganya, ku kumpulkan dari serpihan-serpihan yang
lebih kecil yang ditinggal nyawanya. ku rekatkan mereka kembali
Sabtu, 05 Januari 2013
Surya: Aku Suka Caramu Tersipu
Selamat, Malam. Aku masih menunggu kekasihku. Ia akan segera
datang dari timur. dan aku harus segera meninggalkanmu, Bulan.
…dan jangan paksa aku tuk tinggal. Jelas ia akan marah jika
aku tak menyuguhkan senyumku dihadapannya. Kau harus pergi, segera.
Lama aku tak melihatnya... Sejak aku berlari ke arahmu, dan
meninggalkannya di tepi langit. Tenggelam
Sabtu, 15 September 2012
#topeng
topeng mana lagi yang hendak kau pancarkan auranya?
adakah kau miliki satu topeng tak bertuan?
biar ku cicip sekecap
agar aku pun rasa
kenapa harus bersandiwara?
kenapa harus bermuka?
kenapa harus aku?
kenapa?
sekarang
semua dengan tokohnya
dengan jubah, dengan mahkota,
dengan tombak, dengan tameng, mata panah
gladiator, raja, ksatria, dewa, rakyat, budak, iblis
kenapa menjadi Aku ditengah sandiwara?
ku tanggalkan segala rupa kasta jiwa
menghadap cermin tanpa muka
yang membias tanpa luka
hanya aku dan cerita
tolong aku, jenaka
Sbg, 15 Sept 2012
Sabtu, 08 September 2012
pendongeng
Malam ini, andai...
Hujan sudi mampir ke teras rumah
atau sekedar melongok jendela kamar para pendongeng
yg terlelap tanpa mendongeng.
Dibacakannya mimpi,
pada mimpi yang kian menjadi.
Berapi-api tanpa api, berandai-andai tanpa khayal.
Hujan sudi mampir ke teras rumah
atau sekedar melongok jendela kamar para pendongeng
yg terlelap tanpa mendongeng.
Dibacakannya mimpi,
pada mimpi yang kian menjadi.
Berapi-api tanpa api, berandai-andai tanpa khayal.
Jumat, 07 September 2012
Dream
aku memimpikan mimpi
yang ku mimpikan dalam mimpi sang pemimpi
yang memimpikan mimpi
-esage-
7 sept 12
-esage-
7 sept 12
Senin, 27 Agustus 2012
and I missed 140 Caracters
aku kehilangan, kehilangan hilang yang hilang saat hilang menghilang.
bisakah aku menghilang dikala hilang tak lagi hilang? lalu hilang lagi
Rabu, 11 Juli 2012
Di Surga Saja
Bunda bilang aku
tak akan pernah mampu untuk berjalan. begitupun kata ayah.
Tapi mereka
menyayangiku, sungguh. dan aku percaya itu.
Tapi...ternyata
tanpa sepengetahuanku, bunda bicara pada ayah bahwa aku tak akan bisa bicara.
Aku tak sengaja
mendengar pembicaraan itu. maaf ayah, bunda, tapi aku ingin berjalan dan sangat
ingin bicara, sungguh.
Betapa terkejutnya
aku mendengar seseorang berkata pada ibuku bahwa aku...aku buta. tapi aku bisa
melihatmu, bunda.
Bagaimanapun
keadaanku, aku tahu mereka sangat menyayangiku. melebihi cinta ayah pada bunda,
melebihi cinta bunda pada ayah.
Cinta. apa yang
bisa kulakukan jika aku tak bisa berjalan, tak bisa bicara, tak bisa melihat.
sudah pasti mereka membenciku.
Bunda menghampiriku
malam ini, dalam lelapku. membisikkan kasih kedalam mimpiku. "bunda sayang
kamu, nak" kecupan dikening, ahhh…
Ayah menenangkan
bunda dalam tangisnya. juga belaian dikepalaku. "kalian tak membenciku?
dengan keadaanku nanti?"
Ku mohon, jangan
menangis. aku baik-baik saja, bunda. aku bahagia bisa bersama ayah dan bunda
walau dengan keadaan seperti itu.
Tapi, aku lebih
bahagia jika aku tak melihat bunda menangis karena keadaan ku
Ku mohon, Tuhan,
jangan turunkan aku ke bumi. biarkan aku disini saja agar mereka tak pernah
melihat ketidaksempurnaanku.
11 July 2012
-esage-
Sabtu, 07 Juli 2012
Menenggelamkan (Apa Saja)
Aku mulai melangkah saat
semua mata tak berada dipihak ku. selamat tinggal masa.
Bukan, aku tak hendak
mencuri. hanya menghilang saat semua tak menyadarinya. dibawah sadar, mungkin?
Bukan tak ingin seseorang
menahan sebuah kepergian, tentu bukan. hanya akan lebih meringankan mereka.
Mereka? ya, siapa saja
yang (pernah dan atau sedang) melihat, merasa, mendengar, menghirup, dan
mengecap keberadaanku. itu saja.
Apa semua mata tengah
ternganga ke suatu titik dan bukan pada ku? jika ya, aku segera melanjutkan
langkah kedua ku.
Langkah ke tiga ku
biarkan terbaur bersama apapun yang di injaknya. entah tanah, entah lautan,
entah awan.
Mata. entah apa yang
dilihat. rawa bersama ogre kah, kastil bersama Rapunzle kah, atau... yah apalah
itu. entah!!
Langkah ke seratus. (kau
pikir aku menghitungnya? haha...TIDAK!!) riuh tepuk tangan terdengar dari
tempat dimana ku bertolak.
Sebuah pesta sedang
diadakan. menurutmu, mereka merayakan sebuah pernikahan putra kerajaan? atau
perayaan atas hilangnya aku?
7 July 2012
#esage
Kamis, 05 Juli 2012
Janji Kuil Kelopak Mawar
Kemarin aku memang bicara tentang kita,
hanya kita
Kita yang merangkak menyebrangi waktu yang
lantas disinggahi untuk mematri janji
Janji, ya janji itu. kau berjanji akan
mengikrarkannya didepan kuil diseberang mata melirik
Lirik-melirik antarjaman, dan kau pun
membacakan larik-larik puisi sumbing. sejak saat itu, hingga saat kemarin
Kemarin kau memang bicara tentang kita.
kita yang mengagungkan janji. bukan nada prosais yang lagi-lagi sumbang
Janji kelopak mawar pada kuil. bukan janji
diatas pekuburan
Lantas untuk apa ku kenakan gaun didepan
kuil? jika bukan upacara janji kita yang diikrarkan, tapi upacara pelepasan?
Tanggalkan saja itu di titik terendah
langit. biar aku merenggutnya kelak jika ku hilaf
5 Juli 2012
Senin, 25 Juni 2012
?
"Selamat
Malam Jiwa-Jiwa Penggonggong
Nantikan purnamamu, lantas berteriaklah
Relakan
saja aku dijadikan persembahan, kelak kau temukan kemakmuran negerimu
Apa? Negeri?? Ini hanya tumpukan sampah yang menjadi daratan
Daratan
sampah?? Ya, kotoran dari mulut-mulut kalian semua
Sudahlah,
anak kecil tahu apa?
Bicara soal negeri. dengar kata negeri dongeng saja
tertidur, bagaimana dengan negeri lain? \
Mati kamu!!!"
24 Juni 2012
Kamis, 31 Mei 2012
TWI(wi)T 1
Dan
aku benci melihat punggungnya berlalu!!!
Kau
benar, tepat. pergi dari manusia tak berbahasa. lebih cepat kau pergi, lebih
benar jalan hidup mu. kenapa tak berlari saja?
Hingga
bulan meleleh, mencair, menghujani sisa-sisa langkah yang terseret, aku kan
berdiri. tepat diatas pusara mereka yang pergi
Entah
malam, entah pagi... ya, selamat tinggal...sampai jumpa dimuka cahaya #karuna
-esage-
Langganan:
Postingan (Atom)