Senin, 07 Mei 2012

U


Lebih dari itu,
Aku melukis satu titik
Titik titik titik titik titik
Satu titik
Diatas sebuah huruf
Dan ku panggil,
Kamu!!!
-esage-

Sabtu, 05 Mei 2012

*

kau pikir apa yang bisa diberikan bulan pada bumi hah??
purnama??
hanya lolongan para candu
yang menggauli mulutya
bisu


-esage-

Breeze



Nyanyian angin yang dingin,
Nyanyian hujan yang menghujam,
Nyanyian pagi yang kian menggigil
Selamatkan aku pada malam

-esage-

Super'Darl'Moon



Tanpa kau tahu,
Aku tertawa bersama mereka, bibirku…
Tanpa kau tahu,
Aku bergandengan dengan mereka, tanganku…
Tanpa kau tahu,
Aku melewati setiap detik bersama mereka, kakiku…
Tanpa kau tahu,
Aku saling tatap dengan mereka, mataku…
Tanpa kau tahu,
Aku memeluk seonggok daging, bernama
kau, hatiku…


-esage- 


Minggu, 29 April 2012

RUH

"dihadapan sepasang kekasih yang saling cumbu
dibawah buku,
bersetubuh,
sungguh...
ijinkan aku mencoba barang sekecup
agar aku dapatkan ruh,
sungguh...
aku butuh keliaran tinta mu"

-esage-

Sabtu, 28 April 2012

puisi demi


Hmmm aroma buku lama dimana-mana
Sejarah oh sejarah

Gelandangan seperti AKU
Yang berbicara dari sampah pagi tadi
Demi puisi
Yang berdecit dari gesekan baja tempo hari
Demi puisi

Oh sejarah oh
Dimana-mana buku lama beraroma hmmm…



-esage-

Jumat, 27 April 2012

Sajak Ranjang Reot


Mencetak satu lagi nyawa mungkin mudah bagimu

Bangun tengah malam atau saat embun mulai menggelitik anu

Bangkit bersama nya, mencolek si Nyai

Dan kau berkuasa!!
Kenapa? Kenapa nyengir?
Ya, benar. Kau hanya tinggal berdiri menunjukkan kejantananmu
Jangan lupa minum susu agar sehat!!
Susu spesial, lokal saja, biar negara makin kaya
Hah!! Hey bung!! Mari ku beri tahu…
Mencetak satu lagi nyawa mungkin mudah bagimu
Sabar, bung!! Tak semudah itu!!
Lihat kanan-kirimu
Pastikan semua sedang terlelap saling menggauli gulingnya
Saat negara sepi dari pencurian, saat nagari sunyi dari kelaparan
Siapkan ranjang berkualitas, lokal saja biar negara makin kaya
Siapkan pakaian ala Bento, lokal saja, Gedebage bisa jadi
Cibaduyut menanti
Setelah itu, colek si Nyai lembut
Bangkitkan gairahnya
Jangan kasar-kasar kalau tak ingin dia demo anarki
didepan ibu bapakmu minta cerai dari nagari bahari, pisah!!
Uuuuh, sungguh hilang desah
Kenapa nyengir??
Jangan acak-acak si Nyai bung!!
Atau nanti kau diamuki si Ibu Pratiwi



 -esage-
27 April 2012